KEMATIAN

KEMATIAN

Kullu man alaiha fan Qs.Arrahman

Kullu man (fi samawati wal ardh) alaiha fan. Segala sesuatu yang di langit dan di bumi ini fana, rusak, sementara, pasti hancur. Dan yang kekal hanya Allah. Reaksi kita bagaimana? Ketika kita tahu bahwa nanti jika ajal datang apa yang kita bawa, apa yang telah kita persiapkan? Ketika malaikat maut menjemput, siapa yang Anda inginkan mengurus jenazah Anda? Apa yang Anda tinggalkan? Siapa yang Akan bersedih atau bahkan gembira?Sampai kapan Anda terus bermain – main seperti itu? Seolah Anda hidup kekal? Bagaimana dengan perintah menegakkan sholat? Bukankah berjamaah lebih utama dibanding sholat sendiri?Sahabat, kemarin kita mendengar meninggal seorang bekas presiden RI ke-2 bernama Jendral HM Soeharto. Lalu apakah lanta karena Pak Harto itu jenderal dan mantan presiden lantas beliau lolos dari pertanyaan kubur? Kembali aku teringat nasehat, kenapa manusia menangisi jasaD yang mati namun mereka tiDak menangis untuk hati yang mati. Kenapa manusia yang hidup tidak mengambil ibarat bahwa mereka juga suatu saat akan seperti itu. Apabila maut datang, yang tak dapat diajukan Dan tidak pula diundur barang sesaatpun,

Cukuplah maut sebagai nasehat

Nasehat terbaik adalah kematian. Sebuah nasehat yang memacu kita untuk segera memperbaiki diri, membersihkan jiwa, dan berbenah sekarang juga. Karena datangnya maut adalah rahasianya. Bila maut menjemput, kita terbujur kaku, kita sendiri menghadap ilahi, kita mempertanggung jawabkan amal perbuatan kita. Sahabat belum cukupkah kematian menggugah kesadaran hatimu yang dalam. Apabila usiamu 63 tahun, dan sekarang usiamu 27 tahun. Maka bukankah sisa hidupmu hanya 36 tahun. Akan kau bawa ke mana 36 tahun sisa umurmu?Apabila sedang tidak bersemangat, ingatlah nasehat ini. Kenapa tidak juga kau bersihkan diri, mandi, berwudhu, memakai wewangian menghadap Allah, khusuk bersujud,.Sisa 36 tahun ini, jangan hanya menganggur,bersiap-siaplah menghadap Allah. Bukankah Allah lebih senang terhadap Hambanya yang rindu Dan kangen bertemu dengan Nya. Bagi orang yang beriman, kematian bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, kematian adalah jalan pertama bertemu sang kekasih sejati.

Bertaubat sebelum terlambat, bertaubat dari dosa dan salah.

Bertaubat, dan meminta maaf, mengembalikan barang yang kita ambil secara sengaja, atau pinjam tanpa ngomong.

Kembali pada Allah ketika nafas masih ada, sebelum kita benar-benar dipanggil untuk kembali pada Allah memalui Izroil yang selalu patuh.

Kematian sejatinya adalah kehidupan yang abadi. Kejadian Manusia menuju Kematian :

Dari alam arwah, alam kandungan, alam dunia, ajal, alam kubur, hari kebangkitan, padang mahsar, hisab, neraka atau surga?

ILYAS AFSOH /MARKEer/ 088 1296 3105 / email ” ilyasnk3s@plasa.com

Iklan

Tentang ILYAS AFSOH

SURABAYA NLP HIPNOTIS HIPNOTERAPI PUBLIC SPEAKING MOTIVATOR INTERNET MARKETING COACH
Pos ini dipublikasikan di RELIGI dan tag , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke KEMATIAN

  1. ILYAS AFSOH berkata:

    maaf aku meninggalkanmu yang telah mati

    Suka

  2. Saung Web berkata:

    Asds.wr.wb
    Ah bicara tentang kematian… ih jadi merinding juga.. nih.. rasanya bekal utk dibawa ke alam sana.. rasanya belum cukup .. btw salam kenal.. mas..
    Saung Web

    Suka

  3. wira berkata:

    tumben nih panjang postingannya

    Suka

  4. wi3nd berkata:

    satu satuna yan9 pasti dimuka bumi ini adalah kematian itu sendiri..
    karna kita semua apsti akan kembali pada san9 pemiLik naFas..

    Suka

  5. pelangiituaku berkata:

    assalamualaikum..
    pa kabar pak??
    wah.. kalo bicara ttg kematian no comment deh…
    suka nangis kalo ngeliat orang meninggal.. =(

    mampir iah ke blogkuuu..
    http://pelangiituaku.wordpress.com

    Suka

KOMENTAR

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s