Modalitas NLP

Sadar dengan modalitas saya yang kuat di auditori dan kinestetik, maka saya lebih nyaman ketika belajar – menggali informasi dengan mendengarkan, terlibat langsung seperti mencatat apa yang saya dengar. Hal ini saya buktikan berkali-kali keefektifannya sehingga saya pun nyaman dengan modalitas Auditori-Kinestetik saya. Pun akhirnya saya ngeh, “perilaku saya yang sering mencium aroma makanan sebelum saya menyantapnya dengan lahap. Penciuman saya ingin dimanjakan dengan bau makanan “rendang, soto ayam lamongan, tempe, rujak, tahu campur, lodeh” yang saya lanjutkan dengan memakannya perlahan-lahan, mengecap sensasinya sedikit demi sedikit.

Bagi orang yang memiliki modalitas Visual, perilaku saya mungkin dicap bahwa saya tidak menghargai orang yang memasak karena saya selalu mencium aroma makanan yang saya makan, saya disebut-sebut lelet, tidak cekatan saat makan, lamban, dan tidak etis karena saya makan dengan tangan, tidak dengan sendok garpu – padahal entah sudah berganti berapa mulut sendok-garpu di sebuah rumah makan, – kalau tangan saya : setia masuk ke mulut saya dan anak-anak yang saya saya suapin pakai tangan kanan saya.

Jadi sekarang ketahuan kenapa saya melakukan apa yang saya lakukan dan kenapa orang lain beda perilakunya, hal ini karena beda dominan modalitas [VAKOG : Visual Auditori Kinestetik Olvaktori Gustatori]. Bila menggunakan standart dominan VAKOG pada masing-masing orang maka beda pula standart yang diterapkan pada masing-masing orang perihal kesopanan makan di tempat umum [sebut di Restoran]. Mari kita masuk ke pembelajaran kita sebagai berikut :

SERTIFIKASI NEO NLP PRACTITIONER : SABTU-MINGGU TGL 8-9 NOPEMBER 2014
SERTIFIKASI MASTER PRACT + TRAIN THE TRAINER NNLP : 14-15-16 NOP 2014  

UNTUK UPDATE TANGGAL WOKSHOP NLP SELANJUTNYA CALL 0821.4150.2649 [TELKOMSEL] 

Anda disebut sopan saat makan di restoran apabila :

  • Anda menggunakan sendok-garpu, pisau sebagai mana yang telah dijelaskan dalam etika makan, dan Anda tidak makan dengan tangan Anda, duduk menghadap meja, dan menyantap dengan cepat makanan Anda. [Visual].
  • Anda makan dengan tenang, tidak ada suara ting-ting : sendok dan garpu tidak menimbulkan suara gaduh karena bersentuhan dengan piring. [Auditori].
  • Anda makan di kursi Anda, dan menyelesaikan makan di kursi Anda sampai selesai, Anda mampu mengendalikan tubuh Anda untuk fokus menikmati makanan melalui pergerakan tangan kiri kanan, mulut, lidah, kerongkongan, bahkan Anda dapat bergoyang ritmis karena sangat menikmati hidangan tanpa suara gaduh atau berlari-lari. [Kinestetik].

Begitulah model dunia unik saya dalam memahami modalitas NLP, belajar ulang dan memaknai NLP melalui tulisan yang disusun kata per kata, paragraf per paragraf. Dengan memanfaatkan representational system diri saya maka saya menemukan suatu sumber saya terhebat yang dianugerahkan Allah kepada saya dan semua manusia di muka bumi – yaitu bila manusia termasuk saya sadar bahwa dia punya modal dahsyat. Bila tidak Awareness dengan modalitas “NLP” ini maka seseorang akan mencari kepuasan dengan berburu modal di luar dirinya.

Salam NLP [Neuro-Lingusitic Programming]

ILYAS AFSOH

MASTER TRAINER NEO NLP SOCIETY

0896 1065 9643 | 0821 4150 2649

 

 

Iklan

Tentang ILYAS AFSOH

SURABAYA NLP HIPNOTIS HIPNOTERAPI PUBLIC SPEAKING MOTIVATOR INTERNET MARKETING COACH
Pos ini dipublikasikan di NLP dan tag , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Modalitas NLP

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Ilyas…
    Menyedari adanya kemahiran diri yang perlu dipupuk dengan minat akan lebih memantapkan lagi kerjaya kita ke arah yang diimpikan berbanding dengan mereka yang menjalaninya sekedar untuk mencapai maksud tertentu. Semoga sukses selalu dan diberi rejeki melimpah. Aamiin.

    Salam hormat dari Sarikei, Sarawak. 🙂

    Suka

  2. Ping balik: Submodality : NLP Desember 2014 Workshop | Trainer Motivator Indonesia

KOMENTAR

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s